Masyarakat: Ngatmisih cocok gantikan Risma

Masyarakat: Ngatmisih cocok gantikan Risma

Pilkada serentak 2020 mulai menyebarkan gairah untuk berlomba-lomba memunculkan nama dalam kontestasi terutama perebutan kursi walikota Surabaya. Menilik hasil Pileg 2019 kemarin yang berpotensi mengusung kandidat sendiri adalah PDIP karena memiliki 15 kursi yang berarti 30% dari kursi keseluruhan. Melihat potensi potensi tersebut Surabaya akan menjadi tiga pasang calon dari rekomendasi partai sedangkan potensi calon independen sangat terbuka lebar.

Dikutip dari laman PollingKita.com yang mengajukan pertanyaan Siapa tokoh yang layak menggantikan Tri Rismaharini menjadi Walikota Surabaya tahun 2020 yang diikuti oleh 167 voters dengan tiga nama teratas yaitu Ngatmisih (Ketua Sultan Aryo) dengan 83 Suara, Muhibbin Zuhri (Ketua PCNU Surabaya) dengan 51 Suara, serta Eri Cahyadi (Kepala BAPPEKO Surabaya) dengan 9 suara.

Tiga nama independen tersebut merupakan figur alternatif yang sangat potensial bisa mendulang suara untuk memperebutkan kursi Walikota Surabaya. Nama Ngatmisih merupakan sosok yang tak terduga bisa muncul diantara dua nama lain yang lebih dulu popular. Melihat track record beliau sebagai sebagai kepala kantor BPN di kota probolinggo, kabupaten Sumenep, pacitan dan Bangkalan menjadikan beliau figur birokrat terkuat dikalangan “emak-emak”.

Ngatmisih menjadi kuda hitam dalam memperebutkan kursi walikota, dalam dunia politik ketua Sultan Aryo ini memang belum terlihat sehingga harapan baru pada tokoh ini sangat kuat di kalangan politisi maupun masyarakat. “Ibu Ngatmisih ini figur birokrat yang tegas serta memegang idealisme tinggi sehingga bisa dikatakan saudara kembarnya Bu Risma, jadi kalo maju walikota saya pikir sangat cocok.” Kata Suhariyono anggota Partai Demokrat dan mantan DPRD dua periode 2004-2014.

Selain itu, Ngatmisih memiliki pengalaman tugas memimpin berbagai di Jawa Timur khususnya wilayah Jawa dan Madura terkait masalah pertanahan di birokrat BPN. oleh karena itu penduduk Surabaya khusunya Jawa dan Madura sangatlah cocok Ngatmisih menjadi pengganti Risma dari cara kerja dan idealisnya meningkatkan ekonomi dan produksi rakyat

Saat dikonfirmasi dirumahnya Ngatmisih kaget mendengar namanya jadi teratas mengalahkan nama-nama lain yang sering menghiasi media. Apalagi dilihat dari awal masuk dalam dunia politik masih seumur jagung.
“lah pemilih saya banyak juga, gak nyangka aja kan saya juga baru mau masuk arena (pilwali Surabaya). Mungkin ini doa dan harapan dari masyarakat kepada saya, intinya saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat Surabaya.” Kata Ngatmisih ketua Sultan Aryo.

Kesempatan emas ini menjadi momentum untuk mendeklarasikan Ngatmisih menjadi menjadi “The Next Risma” melalui Rakerda Sultan Aryo yang dilaksanakan bulan agustus yang dihadiri 31 DPC se Surabaya dan 161 ranting.

Follow dan share berita bunda di:
error

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ngatmisih walikota pilawali, cawali surabaya